Media & Informasi

Artikel, Berita & Blog

Temukan artikel edukasi terbaru seputar sertifikasi sistem manajemen, regulasi produk, serta tips bisnis terpercaya.

Pembaruan ISO 9001:2026 iso-9001-certification
📅 16 Jun 2026 ⏱️ 1 Menit Baca

Pembaruan ISO 9001:2026

Berdasarkan timeline resmi revisi27 Agustus 2025: Draft International Standard (DIS) dirilis untuk komentar dan voting.Mei 2026: Final Draft International Standard (FDIS) dirilis untuk voting akhir.9 Juli 2026: Penutupan voting FDIS.Perkiraan September 2026: ISO 9001:2026 akan dipublikasikan secara resmi.Apa saja perubahan utama yang diperkirakan?Revisi ini bersifat evolusioner, bukan perubahan total seperti revisi 2000 atau 2015. Struktur utama tetap dipertahankan, tetapi ada beberapa penekanan baru:1. Budaya mutu & perilaku etisTop management diharapkan lebih aktif membangun quality culture.Perilaku etis dan kepemimpinan menjadi lebih eksplisit dalam persyaratan.2. Manajemen risiko yang lebih jelasPemisahan yang lebih tegas antara risiko dan peluang.Fokus pada ketahanan organisasi (organizational resilience). 3. Integrasi isu perubahan iklimAmandemen perubahan iklim tahun 2024 akan terintegrasi penuh.Organisasi perlu mempertimbangkan dampak perubahan iklim dalam analisis konteks dan pihak berkepentingan.4. Digitalisasi dan teknologiPenekanan pada transformasi digital, integritas data, dan penggunaan teknologi modern dalam QMS.5. Pengetahuan organisasi & komunikasiPengelolaan pengetahuan (knowledge management) diperkuat.Persyaratan komunikasi internal dan eksternal diperjelas. Apa yang tidak berubah?Prinsip dasar manajemen mutu tetap sama.Pendekatan proses (process approach) tetap dipertahankan.Fokus pada kepuasan pelanggan tetap menjadi inti standar.
8 Perubahan Penting ISO 19011:2026
📅 15 Jun 2026 ⏱️ 4 Menit Baca

8 Perubahan Penting ISO 19011:2026

 ISO 19011:2026 telah resmi diterbitkan pada Mei 2026 sebagai edisi ke-4 dan menggantikan ISO 19011:2018. Namun perlu dipahami bahwa revisi ini bersifat technical revision, bukan perubahan besar seperti revisi ISO 9001 atau ISO 14001. Struktur utama audit tetap sama, tetapi terdapat beberapa penekanan baru yang mencerminkan perkembangan dunia audit saat ini. Adapun 8 Perubahan Penting ISO 19011:2026 sebagai berikut:1.  Audit Jarak Jauh (Remote Audit)  pada versi 2018  Sudah diperkenalkan melalui penggunaan ICT, untuk versi 2026  menjadi bagian utama metodologi audit dengan panduan yang lebih rinci.2.  Audit Hybrid pada versi 2018  belum dibahas secara mendalam , untuk versi 2026  diakui sebagai metode audit yang umum digunakan.3.  Teknologi Digital  pada versi 2018 hanya sebagai alat bantu audit, untuk versi 2026  penggunaan teknologi digital menjadi fokus utama.4.  Kompetensi Auditor ICT pada versi 2018  tidak dijelaskan secara spesifik,  untuk versi 2026 auditor harus memiliki kompetensi penggunaan teknologi audit digital.5.  Pendekatan Risiko pada versi 2018  risk-based auditing sudah ada, untuk versi 2026  pendekatan berbasis risiko diperkuat dan diperjelas.6.  Climate Change pada versi 2018  tidak disebutkan secara eksplisit, untuk versi 2026  auditor harus mempertimbangkan isu perubahan iklim yang telah masuk ke berbagai standar ISO terbaru.7.  Efektivitas Audit pada versi 2018  fokus pada kesesuaian (conformity), untuk versi 2026  fokus lebih kuat pada efektivitas dan pencapaian tujuan organisasi.8.  Audit Program pada versi 2018  fokus pada perencanaan dan pelaksanaan, untuk versi 2026  lebih menekankan evaluasi efektivitas program audit dan perbaikan berkelanjutan. Beberapa perubahan penting yang perlu diketahui auditor:1. Remote Audit dan Hybrid Audit Menjadi Normal BaruPada versi 2018, penggunaan ICT (Information and Communication Technology) masih dianggap sebagai alat pendukung audit.Pada versi 2026:Audit daring (online audit) mendapatkan panduan yang lebih lengkap. Audit hybrid (sebagian onsite dan sebagian online) menjadi metode yang diakui secara penuh. Auditor harus mampu menentukan kapan audit onsite, remote, atau hybrid paling efektif digunakan. Contoh: Audit dokumen dan rekaman dilakukan melalui Teams/Zoom.  Verifikasi lapangan tetap dilakukan onsite untuk proses kritis.2. Kompetensi Digital Auditor Menjadi Persyaratan PentingVersi 2026 memperjelas bahwa auditor harus memahami: Platform audit online. Pengelolaan bukti digital. Keamanan informasi selama audit. Validasi data elektronik.  Penggunaan dashboard dan sistem digital perusahaan.3. Risk-Based Auditing DiperkuatPada ISO 19011:2018 sudah ada prinsip risk-based approach.Pada ISO 19011:2026 auditor didorong untuk: Menentukan area audit berdasarkan risiko.  Memprioritaskan proses yang paling berdampak terhadap tujuan organisasi.  Menyesuaikan kedalaman audit dengan tingkat risiko. Contoh:Daripada mengaudit semua departemen dengan durasi yang sama, auditor fokus lebih dalam pada: Produksi  Pengendalian mutu  K3 proses berisiko tinggi  Pengelolaan limbah B34. Climate Change Mulai Masuk dalam Perspektif AuditSetelah Amandemen ISO tahun 2024 yang mewajibkan pertimbangan perubahan iklim pada Klausul 4.1 dan 4.2 berbagai standar manajemen, auditor kini harus mengevaluasi apakah organisasi telah mempertimbangkan isu perubahan iklim yang relevan. Contoh pertanyaan auditor: Apakah perubahan iklim mempengaruhi operasional perusahaan?  Apakah banjir, kekeringan, atau cuaca ekstrem mempengaruhi rantai pasok?  Apakah isu iklim dipertimbangkan dalam konteks organisasi?5. Audit Tidak Hanya Mencari KetidaksesuaianPada praktik lama, banyak auditor fokus pada: Temuan minor  Temuan mayor  Ketidaksesuaian dokumen Versi 2026 lebih menekankan: Efektivitas sistem  Pencapaian tujuan  Kemampuan sistem menghasilkan kinerja Auditor didorong untuk menjawab:"Apakah sistem ini benar-benar bekerja?"bukan hanya:"Apakah dokumennya ada?"Dampak bagi Internal Auditor ISO 9001, 14001, dan 45001Seorang auditor internal pada tahun 2026 idealnya memiliki kompetensi tambahan: Audit berbasis risiko.  Audit berbasis proses.  Audit hybrid dan remote.  Penggunaan teknologi audit digital.  Analisis data audit.  Pemahaman climate change dan sustainability.  Evaluasi efektivitas sistem manajemen.
Perubahan ISO 14001 versi 2015 menjadi versi 2026 iso-14001
📅 13 Jun 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Perubahan ISO 14001 versi 2015 menjadi versi 2026

Perubahan ISO 14001 versi 2015 menjadi versi 2026 bukanlah perubahan total, melainkan penyempurnaan yang memperkuat beberapa persyaratan agar lebih relevan dengan isu lingkungan saat ini seperti perubahan iklim, biodiversitas, dan pengelolaan rantai pasok. Adapun perubahan  mendasar pada tiap-tiap klausulnya sebagai berikut:1.  Konteks Organisasi  Dalam versi 2015 mempertimbangkan isu internal dan eksternal yang relevan, namun untuk versi 2026 secara eksplisit harus mempertimbangkan perubahan iklim, biodiversitas, kondisi ekosistem, polusi, dan penggunaan sumber daya alam.  2. KepemimpinanDalam versi 2015  fokus pada komitmen manajemen puncak, namun untuk versi 2026  tanggung jawab dan akuntabilitas manajemen puncak diperkuat untuk memastikan hasil kinerja lingkungan yang terukur. 3. Risiko dan PeluangDalam versi 2015 untuk identifikasi risiko dan peluang secara umum, namun untuk versi 2026  persyaratan pengelolaan risiko dan peluang diperjelas serta lebih terdokumentasi. 4.  Perubahan (Change Management) Dalam versi 2015  tidak ada klausul khusus, namun untuk versi 2026  ditambahkan klausul baru terkait "Planning of Changes" untuk memastikan perubahan direncanakan dan dikendalikan. 5.  Perspektif Siklus Hidup Dalam versi 2015  sudah diperkenalkan, namun untuk versi 2026 diperkuat terutama terhadap pemasok, kontraktor, dan rantai pasok.  6.  Kinerja Lingkungan Dalam versi 2015  fokus pada sistem dan proses, namun untuk versi 2026 penekanan lebih besar pada hasil dan bukti peningkatan kinerja lingkungan yang nyata. 7.  Perubahan Iklim dalam versi 2015  ditambahkan melalui Amendment 1:2024, namun untuk versi 2026  sudah terintegrasi penuh ke dalam persyaratan standar.